Dearest my lovely daughter Najwa,

Di sela tidurmu malam ini, bunda ingin merangkum kolase perjalanan 1 tahun engkau hadir di dunia. Segala puji bagi-Nya yang memberikan mu sebagai hadiah terindah dalam hidup bunda. Menitipkan berjuta bahagia dari senyum dan tawa mu yang ceria. Menguatkan cita dalam indahnya harapan dan gemilangnya asa.

Queen Elizabeth Hospital, 30 Januari 2013

Inilah saat pertama engkau menatap dunia. Dengan berat lahir 3,46 kg dan panjang 50 cm, engkau pun hadir setelah 41 minggu 6 hari penantian dalam kehamilan. Berbekal doa penuh keberkahan, kami berikan nama “Najwa Falisha Mehvish” untukmu, sebagai bisikan kebahagiaan bagi semua orang, laksana bintang yang bersinar terang karena cahaya keimanan, ketaqwaan, dan keshalihan.

najwa 1

Greenwich, 18 Februari 2013

Sembilan belas hari setelah kelahiranmu di dunia, kami harus segera membawamu kembali ke pangkuan tanah air tercinta. Bukanlah hanya karena takdir-Nya, tapi juga sebagai penawar rindu orang-orang tercinta. Adalah eyang putri, eyang kakung, oma, opa dan seluruh keluarga. Kelak hadirmu kan menambah keceriaan suasana…

najwa 2

Baiti Jannati, Lubang Buaya, 20 Februari 2013

Tepat 3 minggu setelah kelahiranmu kami baru dapat menggelar syukuran aqiqah untukmu. Seluruh keluarga hadir memberikan doa restu pun lantunan harapan-harapan terbaik untukmu. Sebagai cucu pertama dari keluarga ayah pun cucu perempuan pertama dari keluarga bunda, hadirmu layaknya embun penyejuk dalam setiap keheningan kalbu.

najwa 3

2 months old Najwa

Dua bulan sudah kau belajar memahami dunia. Engkau sudah mulai dapat membedakan wajah dan suara. Kedua matamu pun mulai mencerna makna, ia akan mengikuti gerakan benda yang terletak di dekat penglihatannya. Kau pun dapat memegang benda yang diberikan selama beberapa detik, kemudian melepaskannya kembali. Betapalah benar bahwa bayi adalah jiwa-jiwa suci, yang dengan tatapan lugu nya mampu menceriakan suasana. Engkau adalah penawar segala keletihan serta kepenatan ayah dan bunda.

najwa 4b

2,5 months Najwa

Lihatlah saat kau sudah sangat tegak mampu mengangkat kepala. Dalam dekapan ayah dan bunda, sambil mempelajari sekitar, bulat matamu pun banyak berbicara. Sebentar lagi, bunda harus meminta izin padamu untuk pergi bekerja. Menitipkan mu pada eyang putri yang cintanya pun tidak kurang dari bunda. Izinkanlah bunda mewarnai setiap harimu dengan ukiran asa, ikhtiar-ikhtiar nyata, agar kelak kau pun dapat belajar menjadi muslimah yang membaktikan dirinya untuk Allah ta’ala. Hanya pada-Mu ya Rabb ku titipkan ia, dalam pemeliharaan-Mu yang Maha Sempurna…

najwa 5b

3 months old Najwa

Usia 3 bulan kau sudah mampu menghafal wajah ayah dan bunda. Manisnya senyum saat kehadiran kami berdua menjadi pertanda. Saat ini kau pun sudah sangat terampil meregangkan kaki, melambaikan tangan dan berolah raga tubuh. Kau pun mulai curious, begitu ingin tahu dengan segala hal yang ada di sekitarmu, pun bayangan dirimu sendiri. Betapa excited nya engkau saat bunda memberikan kaca mika dalam playmat pink bertemakan taman indah itu. Kau pun aktif memainkan segala gantungan boneka yang berada di atas playmat, pun menendang alasnya sehingga ia berbunyi. Adalah suatu masa di akhir April, ayah dan bunda mengajak mu melihat perlombaan drumband sepupu mu di TMII. Betapa kegirangan nya engkau mendengar musik yang riuh di tengah keramaian pengunjung. Memanglah engkau bukan bayi yang kalem dan pendiam, namun menyukai keramaian dan penuh dengan keaktivan.

najwa 6

4 months old Najwa

It’s time of the beginning to understand the role of language! Kau mulai memahami kata yang diucapkan oleh ayah dan bunda. You start to play with your hands and feet for a few minutes at a time. You’re quite fond of doing one action over and over again until you’re sure of the result. Then, you’ll switch things up just a bit to see if the result is different. Engkau pun mulai bisa diajak bercanda. Renyahnya tawa yang terdengar saat permainan cilukba dilakukan ayah atau bunda. Really, we’ve already missed that giggles

najwa 7

5 months old Najwa

You showed your strong attachment to me by raising your arms when you wants to be picked up and by crying when I leave the room. Pada masa ini pulalah kau mulai menunjukkan gejala “stranger anxiety”. Hal ini tampak saat kau menangis bila diajak oleh orang lain yang tidak engkau kenal selain ayah dan bunda. Kau pun sudah kuat untuk memegang botol dengan kedua tanganmu sendiri. You started to babble. Saying “mam”, “ooh”, “ba”, “wa” adalah suku kata awal yang mampu engkau lantunkan. Kelak lidah itu pulalah yang akan senantiasa menghias dzikir pada pagi dan malamnya, tak henti memuja dan berdoa dalam lantunan ayat-ayat terindah-Nya…

najwa 8

6 months old Najwa

It’s time for rollin’ rollin’ and rollin’… Menjadi hobi baru mu untuk berputar putar di atas kasur ke kanan dan ke kiri. Masa ini pula lah yang paling tepat untuk mengajarkan “sign language”. Masa inilah engkau mulai belajar Bahasa isyarat dan lebih mudah memahaminya ketimbang Bahasa lisan. Engkau mulai memahami “waiving your hands” means “bye bye”. When you “open a book” means “I read this book”. Lihat bagaimana seriusnya engkau membaca qur’an menggunakan mushaf bunda ^_^

Ya Rabb, penuhi hatinya dan hati kami dengan kecintaan terhadap firman-firman penyejuk kalbu, agar jernih iman selalu, perindah akhlaq tingkatkan mutu, hingga Engkau izinkan kami bertamu ke dalam jannah-Mu yang begitu dirindu…

najwa 9

7 months old Najwa

Saat ini engkau sudah sangat pandai memakan finger foods using your own hands. Terkadang engkau pun sudah bisa meminum air putih menggunakan gelas yang engkau pegang dengan kedua tanganmu. Dan harus bunda ingat baik-baik, masa inilah masa “testing” untukmu. You started testing my authority by refusing to follow my simple directions. But don’t worry, I realize that you’re not really being disobedient or willful — you just curious! Bulan ke tujuh ini pula lah engkau mulai menunjukkan “separation anxiety”. Terlihat jika engkau menangis saat ayah atau bunda pergi meninggalkanmu. Dan lihatlah, 2 buah gigi bawahmu pun tumbuh pada usia ini! Masih dengan senyum khasmu, engkau pun tertawa saat ekpresi-ekspresi lucu ditunjukkan oleh orang-orang di sekitarmu ^_^

najwa 10

8 months old Najwa

It’s time for crawliiiinggg..!! Engkau mulai sibuk merangkak kesana dan kemari. Terkadang engkau pun sudah mampu berdiri sembari berpegangan pada sofa. You also exploring objects by shaking them, banging them, dropping them, and throwing them before falling back on the tried-and-true method of gumming them. Jika ada yang bertanya apakah najwa baby ASI atau bukan sedangkan bundanya adalah working mom, jawabannya adalah iya. Sampai dengan notes ini ditulis Najwa masih full ASI ditemani dengan MPASI-nya. Sudah menjadi hal yang lumrah bagi bunda untuk pumping ASI di kantor (beruntungnya 1 ruangan perempuan semua), menyimpannya dalam botol dan cooler box, kemudian menyetok banyak ASIP dalam kulkas. Engkau pun sudah paham jika pagi bunda harus berangkat bekerja dan akan kembali saat maghribnya. Engkau telah terbiasa merelakan kepergian bunda dengan mencium tangan bunda serta kedua pipi bunda sebelum bunda berangkat kerja.

najwa 11

9 months old Najwa

It’s time for standing and cruising! Pada usia ini engkau mulai menjelajah seisi rumah dengan berpegangan pada furniture-furniture. Engkau mulai mengingat informasi spesifik dari hal-hal yang diajarkan oleh orang2 disekitarmu. Your blabber become a magic word dear!

Pada usia ini pulalah engkau belajar untuk mengurai rasa, memintal rindu dalam kalbu, menjadi kekuatan untuk merajut asa menggapai cita. Ayahmu sudah harus pergi meninggalkan mu, berkelana menimba ilmu di pelosok jauh bumi Allah yang dituju. Inilah masa dimana Najwa dan Bunda harus mampu memantapkan asa, bahwa kepergian ayah hanyalah sementara. Semoga pengorbanan di masa ini kelak akan menjadi saksi, akan mujahadah kami untuk membentuk umat yang Rabbani. Memanglah bukan keputusan yang mudah, tapi jika memang diniatkan karena Allah ta’ala, bukankah memang hanya Ia yang Maha Menjaga dan sebaik-baik Pemelihara? Maka kami pasrahkan urusan kami kepada-Nya, agar kelak manisnya buah akan kami nikmati di akhir cerita…Lihatlah senyum yang engkau hadirkan di saat rekreasi akhir kita bertiga. Kelak keceriaanmu yang menjadi obat segala rindu, senyuman manismu penghilang segala penat dalam kalbu, serta riang candamu menjadi penguat asa melewati dermaga waktu.

najwa 12

10 months old Najwa

Engkau mulai banyak mengoceh dengan kata-kata ajaib yang hanya engkau pahami. Engkau sudah mampu berjalan 1-3 langkah sebelum akhirnya engkau terjatuh kembali. Tak berapa lama, engkau sudah fasih berjalan dengan menggenggam tangan bunda dan eyang. Masih belum bisa berjalan jauh sendiri, engkau terus meminta tangan dan menggenggamnya erat meminta berjalan ke sekeliling rumah. Jika sudah tidak ada yang mau mengantarmu berjalan, engkau akan aktif mendorong-dorong kursi sebagai pegangan agar bisa mengantarmu berjalan. Sesekali terjatuh bukan masalah, masih dengan begitu semangat engkau kembali mencoba berjalan. Bunda akui engkau bukanlah anak yang cengeng, engkau akan menangis jika memang benar-benar itu sakit. Saat sakit pun engkau tidak banyak menyusahkan.

Jika banyak orang bertanya mengapa Najwa bisa “betah” mengenakan jilbab? Jawabannya sederhana. Bunda sudah membiasakan engkau untuk menjadikan jilbab sebagai bagian dari “seragam” keseharian kita. Jadi ketika ingin pergi atau keluar rumah, merupakan hal yang wajib bagi kita untuk mengenakannya. Saat bunda mengajak Najwa pergi, maka sudah menjadi kebiasaan engkau untuk mengambil jilbab dan sepatumu. Layaknya norma tidak tertulis, engkau pun nyaman mengenakannya sepanjang waktu ^_^

najwa 13

11 months old Najwa

Subhanallaah… Maha Sempurna-nya Allah yang memberikan begitu banyak kecerdasan padamu. Di usiamu yang menginjak 11 bulan, engkau sudah mampu dengan lancar berjalan. Berkeliling rumah, terkadang mendorong kursi dan memindahkan mainan-mainan dari satu tempat ke tempat yang lain. Engkau sudah fasih berkata “ayah”, “mamam”, “nenen”, “apa”, dst. Begitu ceriwisnya engkau meniru setiap kata yang bunda ucapkan. Begitu lincahnya engkau meniru setiap gerakan yang diajarkan orang. Waiving hand “bye2”, kiss bye, salim, nyuwun, manggut (pertanda iya/setuju) sudah acap kali kau kerjakan. Tidak lupa mencium tangan bunda seraya salim lalu mengecup pipi bunda sebagai bentuk “minta maaf”. Engkau pun aktif berjoged dan menghafalkan banyak gerakan.

Engkau pun sudah paham dan langsung menunjuk saat bunda bertanya “mana hidung mancung?” kau langsung mengarahkan telunjukmu pada hidung. Tidak hanya hidung, engkau pun sudah hafal dimana letak perut, telinga, tangan, kaki dan gigi. Satu lagi hal yang begitu indah, setiap adzan berkumandang, engkau segera meletakkan tangan ke telinga layaknya seorang muadzin dan berkata “aoooh” (baca: Alloooh). Tak berapa lama engkau akan mencari alas lalu berposisi telungkup dengan kedua telapak tangan berada dalam posisi sujud seraya berkata “abaar” (baca: Allahu akbar). Selesai 2 prosesi tadi, engkau pun duduk dan menengadahkan tangan lalu membasuhkan ke arah muka seraya berkata “aah” (baca: Alhamdulillaah). Sungguh Maha Suci Allah yang memberikan kecerdasan pada akal

najwa 14

Najwa’s trip with Bunda

Ku haturkan hamdalah atas segala nikmat yang telah Allah berikan. Dengan Rahman-Nya, ia berikan nikmat sehat kepada jasad, nikmat Islam ke dalam iman, nikmat berkah dalam rezeki. Sudah menjadi kesepakatan antara ayah dan bunda agar bunda terus mengajakmu kemanapun bunda harus melangkah. Memang bukan pilihan mudah, karena ada konsekuensi finansial disana. Namun jika harus disandingkan antara dana atau kebersamaanmu bersama bunda, tentu bunda akan relakan agar engkau senantiasa bersama orang yang dicinta. Bahkan bunda pernah melakukan PP Jakarta-Bali dalam 1 hari demi menemani tidurmu bersama bunda. Berangkat dengan penerbangan paling pagi dan kembali ke Jakarta pukul 23.00. Dan alhamdulillaah… Allah berikan nikmat sehat sehingga engkau pun terbiasa dan sangat pandai menemani setiap perjalanan bunda. Begitu cepat beradaptasi, ceria melewati hari, serta belajar banyak dari lingkungan yang berbeda di lain provinsi.

Satu tahun engkau lahir kedunia, sudah 7 penerbangan yang engkau ikuti bersama bunda. Berkunjung ke 4 negara dan 5 kota berbeda di Indonesia.

1. London – Jakarta (Februari 2013)

2. Jakarta – Pekanbaru – Duri – Jakarta (Agustus 2013)

3. Jakarta – Makassar – Jakarta (Oktober 2013)

4. Jakarta – Xiamen – Wuhan, China – Jakarta (23-28 Oktober 2013)

5. Jakarta – Singapore – Ho Chi Minh – Nha Trang, Vietnam – Jakarta (20-25 November 2013)

6. Jakarta – Belitung – Jakarta (30 November – 5 Desember 2013)

7. Jakarta – Makassar – Jakarta (15-27 Januari 2014)

Kunjungan pertama engkau ke Makassar untuk menemani bunda mengadakan acara One Health Course Competence and Curriculum Mapping. Kita sempat menikmati indahnya Pantai Tanjung Bira dengan pasir putih dan halusnya, snorkeling di kawasan pantainya, menikmati ikan bakar di Pulau Liukang, bermain dengan beragam spesies kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung, melihat keindahan batu besar di Rammang-rammang, menikmati pisang Epe bakar di Pantai Losari, serta berbelanja souvenir di sepanjang Jalan Sumba Opu.

najwa 15

Di bulan Oktober Najwa menemani bunda untuk menghadiri the 45th Asia Pacific Academic Consortium on Public Health di Wuhan, China. Melihat indah dan sejuknya kota yang berhias bunga warna warni dimana-mana. Berkunjung ke Guiyuan temple, Yellow Crane Tower, East Lake scenic area, dan Wuhan University.

najwa 16

Najwa kali ini menemani bunda untuk menghadiri the 4th Asia Pacific Conference of Public Health di Nha Trang, Vietnam. Kami juga mengunjungi pantai Nha Trang yang bersih, melewati satu hari penuh di Vinpearl Land, berkelana menuju Vienpearl Land menggunakan the longest cable car above the sea in the world, melihat bebatuan besar di Chong Rocks, melihat keragaman beragama di kuil Po Nagar dan Longson Pagoda, berbelanja souvenir di Dam Market, serta menikmati Gala Dinner di Champa Island.

najwa 17

Desember ini bunda memintamu untuk menemani bunda dalam menyelenggarakan acara One Health Course Module Demonstration di Belitung, Indonesia. Berjalan di putihnya pasir Tanjung Tinggi, melihat peternakan penyu di Tanjung Kelayang, bertandang ke Mercusuar tua di pulau Lengkuas, menjejakkan kaki di pulau yang hanya akan tampak kala air laut surut, menyempatkan berkunjung ke replika sekolah Laskar Pelangi dan memaknai bahasa ke Museum Kata Andrea Hirata. Tak lupa menikmati santapan lezat di Rumah Balitong Tempok Duloek, benar-benar maknyus 😀

najwa 18

1st year of Najwa

Subhanallaah wal hamdulillaah wa laailaahaillallah wallahu akbar!

Segala puji bagi-Nya yang memberi nikmat sehat senantiasa, mengantarmu hingga 1 tahun genap engkau berusia. Ya Rabb… limpahkanlah kasih-Mu untuknya, bimbing setiap tapak langkah kecilnya, hingga ia mampu menjadi hamba yang bermanfaat senantiasa, menjunjung tinggi taqwa dan akhlaq mulia, hingga kehadirannya kan mampu memperberat bumimu dengan kalimat tauhid yang membahana. Aamiiin…

najwa 19

Ku tuliskan penuh cinta di sela tidurmu dengan demam yang sedang melanda. Semoga Allah limpahkan berjuta kebaikan setelah kesabaranmu menghadapi ujian sakit dari-Nya. Semoga Allah tambahkan berkali lipat kecerdasan dan kemuliaan kepadamu, duhai permata hati bunda ^_^

Menuliskan kisah ini agar kelak mampu dikenang nanti. Pun sebagai report tertulis bunda untuk ayah yang sedang berjihad di belahan bumi sana. Sebagai penyemangat dikala penat, penawar sedih dikala letih, penguat asa penyejuk cinta. Semoga Allah ridhokan setiap aktivitas kita dimanapun berada. Menanti pertemuan terindah, menyemai rindu merajut samara.

Baiti jannati, Jakarta.

Mulai menulis pada malam 30 Januari 2014, mampu diselesaikan pada 2 Februari 2014 ^_^

Advertisements