“The best things in life are people we love, the places we’ve been, and the memories we’ve made along the way” (anonymous)

Postingan kali ini ringan-ringan aja ya, cuma mengabadikan pengalaman kami berkunjung ke wilayah utara England, di sebuah daerah cantik bernama Yorkshire. Bisa dibilang ini adalah “mudik” kami di tahun 2016. Diberi tanda petik karena kita ga bisa beneran mudik ke Indonesia, pulang kampung ke tanah air, jadilah tujuan utama mudik spesial ini mencari nuansa pedesaan di UK. *Ini mah sebenarnya gara-gara baper lihat foto-foto mudik di timeline pasca lebaran kemarin 😀 Oke, jadi visi mudik kita kali ini adalah: keluar dari hiruk pikuk kota besar dan menghirup udara segar di countryside (hayeuh gaya 😀 )

Jadilah pilihan kami jatuh kepada wilayah Yorkshire, yang katanya cantik dan menawan. Yorkshire adalah county terbesar di Inggris, dengan populasi yang hampir sama dengan Skotlandia dan luas wilayahnya yang setengah dari ukuran Belgia. Apa itu county? Saya mencoba mencari definisi terbaiknya, yaitu sub-unit dari pemerintahan daerah yang memiliki yurisdiksi sendiri. Bahkan becandaannya, Yorkshire itu udah bisa berdiri jadi negara sendiri, karena ia memiliki bendera sendiri dengan simbol mawar putih dan hari nasional sendiri, yaitu Yorkshire Day yang dirayakan setiap tanggal 1 Agustus. Nama lain Yorkshire adalah “God’s Own County”. Bukan hanya itu yang membuat Yorkshire terkenal, tapi juga karena budaya dan orang-orang lokalnya yang terkenal ramah dan rajin, wilayah Yorkshire membentang meliputi lembah-lembah hijau hingga ke garis pantai yang indah. Bisa dibilang beberapa pemandangan terbaik Inggris berada di wilayah ini.

Whitby8

Oke, destinasi pertama kami adalah Leeds, sebuah kota di bagian barat Yorkshire. Leeds merupakan pusat pelayanan bisnis, hukum, dan finansial terbesar di Inggris setelah London, dan menurut perkiraan Kantor Statistik Nasional, Leeds merupakan kota dengan pertumbuhan terbesar di Inggris Raya. Sebenarnya kunjungan kami ke Leeds ini ga disengaja, tapi merupakan hasil riset dadakan dan berhasil menemukan tiket murah £1 per orang dari London ke Leeds. Satu pound euy, ga sampai 20,000 rupiah. Padahal jarak London-Leeds setara dengan jarak Jakarta-Garut. Kapan lagi coba bisa dapat tiket murah begini, tapi konsekuensinya kita harus rela duduk manis selama 4.5 jam di dalam bus, hehe… Masih doable dan reasonable lah.

Karena cuma mampir sebentar, destinasi kami cuma satu, yaitu ke Kirkstall Abbey. Maklum, saya tipe orang yang suka mencari pemandangan beda dari tempat yang dikunjungi, jadilah saya memilih ke Kirkstall Abbey. Kirkstall Abbey dahulunya merupakan Cistercian monastery yang ditemukan sekitar pada tahun 1152. Kirkstall Abbey diberikan kepada Leeds Corporation sebagai hadiah dari North Colonel dan dibuka untuk umum sejak abad ke-19. Bangunan ini termasuk dalam bangunan antik dan pernah direnovasi untuk memelihara bentuk bangunan aslinya dengan dana sebesar 5.5 juta poundsterling.

Blog2

Blog1

Leeds1

Terletak di seberang Kirkstall Abbey, terdapat Abbey house museum yang dulunya merupakan gerbang utama Kirkstall Abbey. Disana kita bisa mendapatkan gambaran bagaimana kehidupan orang-orang di era Victoria. Karena waktu yang mepet, kita ga sempat masuk, padahal gratis lho untuk berkunjung ke kedua tempat ini.

Leeds10

Setelah puas di Kirkstall Abbey, kami lanjut menuju Hull. Tujuan utama kami ke Hull adalah untuk bersilaturahim dan menjenguk baby yang baru lahir. Menuju kesana, kami naik bus selama 2 jam, kurang lebih setara dengan perjalanan Jakarta-Bandung. Pemandangannya menuju Hull benar-benar berasa di pedesaan, mulai dari pemandangan kincir tenaga angin, sungai, domba-domba, kuda, kendaraan yang jarang melintas, sepi banget suasana, sampai-sampai saya sempet mikir ini adalah kebumen-nya UK, hehe… Nah, sampai di Hull, kami sempat was was, pasalnya sepi banget orang, padahal jam masih menujukkan pukul 19.00. Ini summer lho ya, jadi matahari baru tenggelam lewat dari jam 21.00 malam. Sungguh pemandangan yang aneh. Kalau di London mah, sampai tengah malam juga tetap rame orang 😀

Hull adalah sebuah kota yang terletak di wilayah East Riding of Yorkshire. Uniknya, kota Hull baru ditemukan pada abad ke-12. Memiliki nuansa yg sangat berbeda dengan kota-kota besar lainnya, Hull berdekatan dengan laut dan merupakan pelabuhan. Setelah sampai di Hull station, kami lanjut menuju ke Hull Marina. Hull Marina merupakan tempat peristirahatan kapal-kapal dan dibuka sejak tahun 1983.

Blog5

Hull6

Salah satu landmark kota Hull adalah “The Deep” yang merupakan sanctuary dari hewan-hewan laut. The Deep adalah public aquarium dan terkenal sebagai “the world’s only submarium”, karena di dalamnya terdapat ribuan hewan laut termasuk 7 jenis ikan hiu dan lebih dari 2,500,000 liter air. Puas mengitari marina, kami lanjut berjalan menjelajah city center, Karena kota kecil, kayaknya perjalanan 1 jam kami udah selesai nih ngitarin City Centre di tempat-tempat yang penting.

Blog4

Hull1

Esok harinya kami menuju destinasi utama yang bikin saya sangat penasaran, yaitu Whitby Abbey. Dan ternyata subhanallaah… Baguuuss banged! Ga sia-sia nyusun itinerary 1 hari cuma untuk main ke tempat ini. Untuk menuju Whitby, dari Hull kami naik train ke Scarborough selama 1.5 jam lalu lanjut perjalanan bus selama 1 jam hingga sampai di Whitby station. Di bus subhanallah pemandangannyaaa… Ga berhenti saya mengucap tasbih dan takbir. Benar-benar berasa di countryside, naik turun gunung, pemandangan kanan kiri hijau menghampar, dan sesekali terlihat kemilau birunya laut. Iya, perjalanan kesana suka naik turun lemba gitu, kalah deh kelok ampek puluh ampek *Yang pernah ke Padang pasti tahu 😀 Tuh kaaan beneran mudik kita ini, hehe…

Whitby adalah sebuah kota yang terletak di bagian utara Yorkshire. Berkunjung ke tempat ini benar-benar berkesan karena suasananya sangat berbeda, hangat dan menyenangkan. Whitby terkenal dengan nuansa pantai, pelabuhan, sungai dan kapal-kapal.

Blog6

Whitby9

Satu tempat yg menarik perhatian saya adalah Whitby Abbey. Untuk mencapai sana, kita harus mendaki 199 anak tangga. Lumayan juga berasa pegalnya, hehe… Untuk yang membawa stroller atau prefer jalan menanjak (tanpa anak tangga), bisa memilih jalur di sebelah kanan.

Blog8

Tadaaa… akhirnya sampai juga di ujung tangga. Jangan khawatir, pegal menanjak 199 anak tangga terbayar lunas saat kita sudah berada di puncak. Bukankah hidup pun demikian? Berjalan setapak demi setapak menapaki anak tangga ikhtiar, terkadang harus berhenti sebentar, mengatur nafas dan energi untuk kembali berjuang, tak jarang bergumul dalam penat dan keletihan, hingga akhirnya Allah sampaikan kita pada puncak keberhasilan *Mengarang ibrah saat bertafakur, hehe 😀 Oke, kembali kepada sharing pengalaman kemarin, sampai di atas kita akan langsung disambut dengan sebuah bangunan tua, yaitu St. Mary’s Church, sebuah gereja Anglikan yang ditemukan pada tahun 1110 (Wow, usianya lebih dari 9 abad). Ada terdapat begitu banyak kuburan kuno mengelilingi gereja ini. Pemandangan indah Whitby juga bisa kita lihat dari atas sini.

Blog11

Untuk masuk ke Whitby Abbey, kita diwajibkan membayar uang masuk sebesar GBP 6.90 untuk dewasa dan GBP 6.10 untuk student. *Keluarin kartu pelajar biar dapat diskon 😀 Tapi subhanallah, memang arsitektur bangunannya, menurut saya, sangat menawan. Whitby Abbey termasuk Benedictine Abbey yang terletak di east cliff of Abbey. Reruntuhan Whitby Abbey pertama kali ditemukan pada tahun 657 dan menjadi salah satu pusat kegiatan religius utama di dunia Anglo-Saxon. Saat ini Whitby Abbey termasuk ke dalam perawatan British Heritage. Reruntuhan Abbey ini merupakan landmark tertua yang ada di kota Whitby.

Blog10

Blo9

Whitby4

Puas menjajaki Whitbey, sore kita kembali lagi menuju Hull. Rencana Najwa bermain di pantai pun saya cancel karena kurang sreg dengan pantainya, masih cantikan Tanjung Bira-nya Makassar, hehe. Emang deh, nuansa pantai di tanah air ga ada yang ngalahin *kekeuh 😀 Jadi, kami sudahi perjalanan kami ke Whitby seharian ini dengan membawa pengalaman yang unik dan benar-benar merefresh pikiran. Alhamdulillaah… ^_^

Blog12

Hari ketiga, merupakan hari terakhir kami Yorkshire. Sebelum kami bertolak ke London, kami merencanakan untuk menjajaki York. York adalah sebuah kota yang terletak di wilayah utara Yorkshire. Kota York didirikan pada tahun 71 oleh bangsa Romawi sebagai Eboracum. Setelah bangsa Anglia pindah ke tempat ini, kota ini dinamakan Eoferwic dan menjadi pusat Kerajaan Northumbria. Saat ini kota ini merupakan ibukota historis Yorkshire dengan jumlah penduduk berkisar 202.400 jiwa (2011). Meskipun jalan-jalan di hari itu agak terhambat karena hujan, tapi kami masih bisa menikmati kecantikan kota York hingga sore hari.

York12

Blog15

Landmark yang terkenal di kota ini salah satunya adalah York City Wall. Sejak zaman Romawi, kota York sudah dilindungi dengan dinding besar melingkupi wilayahnya. Konon katanya, York City Wall pertama kali dibangun pada 71 AD saat Romawi mendirikan benteng yg melingkupi wilayah York seluas 21.5 hektar. Di bawah ini merupakan bagian dinding York City Wall yang tetap dipertahankan keberadaannya.

Blog13

Selain York City Wall, landmark paling terkenal di kota York adalah York Minster. York Minster adalah sebuah katedral di wilayah York dan termasuk salah satu yang terbesar di wilayah Eropa Utara. York Minster merupakan katedral Gothic terbesar kedua di wilayah Eropa Utara. Gereja ini sempat hancur karena kebakaran pada tahun 741 dan mengalami kerusakan berat pada tahun 1069. Setelah direnovasi dan dipugar kembali, bangunan York Minster yg saat ini kita nikmati dibangun sejak tahun 1230 dan pengerjaannya baru selesai pada tahun 1472.

Blog14

Landmark lain yg terkenal di York adalah York Castle and Clifford’s Tower. Pertama kali dibangun di masa Raja William I dan penggunaannya termasuk bagian dari kastil, pengadilan, hingga penjara. Henry III sempat membangun kembali York Castle pada abad ke-13 dengan tetap mempertahankan bentuk bangunannya yg unik. Saat terjadi Perang Skotlandia pada tahun 1298-1338, York Castle sering digunakan sebagai pusat pemerintahan kerajaan di Inggris serta pangkalan militer.

York22

Salah satu jalanan yang sangat terkenal di York yaitu The Shambles. Setiap wisatawan wajib menyusuri jalan ini untuk merasakan nuansa pertokoan yg khas ala-ala Inggris. The Shambles dahulunya adalah pasar pemotongan daging terbesar di York. Meskipun sudah beralih fungsi, pertokoan di The Shambles tetap mempertahankan hook untuk menggantung daging pada arsitektur bangunannya. Yang saya rasakan saat melewati jalan ini adalah takjub, karena nuansanya sangat berbeda jika dibandingkan dengan jajaran pertokoan modern. Kurang lebih mirip-mirip Diagon Alley nya Harry Potter 😀

Blog16

Kalau kamu malas berjalan atau sekedar ingin menikmati kota York dengan kendaraan santai, York road train bisa menjadi alternative. York Road Train merupakan kereta yang berjalan di jalanan raya York, mengantarkan wisatawan untuk menikmati keindahan kota York dgn biaya GBP 2 per orang dewasa dan GBP 1 untuk anak2. Program ini diinisiasi oleh York National Railway Museum.

York24

Tempat lain yang menarik dikunjungi adalah National Railway Museum, terletak tidak jauh dari York Station. Kita hanya perlu berjalan 10 menit untuk mencapai museum ini. Disini kita dapat melihat sejarah perkereta-apian Inggris berikut koleksi-koleksi keretanya (kebayang kan harus seberapa besar museumnya karena yg dikoleksi adalah gerbong2 kereta 😀 ).

Blog17

Di museum ini kita dapat melihat salah satu lokomotif dengan simbol kerajaan Inggris karena dimuseum ini memang menyimpan koleksi kereta-kereta kerajaan, mulai dari Queen Elizabeth, Queen Mary, King George VI, Queen Adelaide, Queen Victoria, dst. Kita bisa melihat perkembangan perkereta-apian Inggris disini. Dan lagi-lagi saya kagum, disaat perang dunia meletus, di saat orang Indonesia masih berjuang menggunakan bamboo runcing, kerajaan Inggris sudah bertransportasi menggunakan kereta, yang bisa saya katakan, sangat mewah dan royal di masanya.

Blog18

York30

York32

Salah satu kereta yang menarik yang saya temukan adalah the ambulance train, yang peruntukannya dipergunakan saat perang dunia kedua. Kereta ini mengangkut dan mengobati para korban perang. Ini adalah kereta ambulans pertama yang ada di dunia.

York33

York34

Sekian catatan perjalanan “mudik” kami di tahun 2016. Semakin bersyukur atas kebesaran Allah menciptakan alam dengan begitu indah, sedikit belajar sejarah dan budaya di bumi Allah lainnya. Semakin meyakini, Ia-lah satu-satunya yang menjaga dan memelihara, tanpa butuh bantuan dari siapapun juga. Wallahu a’lam bisshawwab 🙂

“Travelling: It leaves you speechless, then turns you into a story teller” (anonymous)

London, 12 Agustus 2016

In the middle of summer holiday

Advertisements