Search

Dewi Nur Aisyah

Sejernih cita, Sebening asa, Merajut cerita

Menjawab Polemik Vaksin MR

“Ilmu adalah pemimpin amal, dan amal adalah pengikut ilmu”
(Dari kitab al-Amru bil Ma’ruf wan nahyu anil munkar karya Ibnu Taimiyyah halaman 15).

Saat ini di Indonesia sedang ramai dibahas polemik vaksin MR. Banyak sekali yang sudah japri saya menanyakan pendapat saya perihal hal ini. Saya mohon maaf belum bisa membalas satu-satu. Dikarenakan situasi dan kondisi, saya belum bisa menuliskan pembahasan ini dari kacamata pribadi, walaupun sebenarnya pandangan saya sebagai seorang epidemiologist sama dengan yang sudah saya sampaikan pada postingan blog sebelumnya yang ini dan ini.

Maka pada postingan kali ini, saya akan share tulisan seorang kawan di Inggris, Mba Mila Anasanti yang sudah berbaik hati menuliskan panjang lebar dan membahas perihal vaksin MR baik dari sisi ilmiah maupun kafaah keagamaan yang baik (karena polemik MR ini lebih kepada titik kesimpangsiuran perihal halal dan haram, sedangkan perlu pemahaman fiqih yang baik untuk menjawab hal ini). Jadi di postingan blog kali ini, saya rangkumkan dan susun tulisan mba Mila di FB agar bisa dibaca oleh lebih banyak orang. Btw, mba Mila ini adalah PhD student di bidang Clinical Medicine di Imperial College London. Jazaakillaah ahsanul jaza atas effortnya untuk membahas perihal ini dengan panjang lebar. Silahkan diresapi dan semoga bermanfaat.
Continue reading “Menjawab Polemik Vaksin MR”

Advertisements

Berhaji dari Inggris: Sebuah Catatan Hikmah

“The servant of mine whom I have given health and sufficient means, and he allows five years to pass by (without visiting my House), is verily deprived” (Hadist qudsi, Sahih Ibn Hibban: 3703)

Jakarta, Mei 2011

Sedari awal pernikahan, saya dan pak suami sudah memiliki misi yg sama. Kami memiliki cita-cita untuk berangkat haji sebelum usia memasuki kepala tiga. Padahal belum tahu sih gimana caranya, tapi bismillaah… kami masukkan ke dalam life pan kami bersama (ecieee :D). Seperti prinsip saya, menulis rencana mah sah-sah aja, lalu serahkan urusan kepada satu-satunya Dzat Yang Maha Mengetahui Segala. Apalagi kalau bicara tentang target ibadah, malu kalau sampai lebih rendah dibanding target dunia (ya ga, ya ga). Jadi bismillah… kami masukkan targetan itu ke dalam life plan kami berdua.

——–

London, Januari 2012

Kami sadar betul daftar antrian haji begitu panjang di tanah air. Orang tua saya harus menunggu selama lebih dari 10 tahun (sekarang pun masih dalam antrian). Tapi berawal dari impian sederhana, Allah mulai tampakkan caranya. Saat saya S2 di London, saya belajar bahwa ada kemungkinan kami bisa berangkat haji dari UK. Kalau di Inggris, tidak ada sistem antrian (karena jumlah Continue reading “Berhaji dari Inggris: Sebuah Catatan Hikmah”

Wabah Difteri vs Vaksin: Karena Kesehatan Adalah Hak Mereka

“Being a parent is not about what you think best for yourself. It’s about doing what is best for your child”

Saat ini di tanah air sedang ramai berita tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri di banyak provinsi di Indonesia. Sedikit coretan ini akan membahas mengenai difteri, tentunya dari kaca mata epidemiologi. Difteri pernah menjadi penyebab utama penyakit dan kematian tertinggi pada anak-anak. Pada tahun 1921, terdapat 206.000 kasus difteri di Amerika Serikat dan mengakibatkan 15.520 kematian. Difteria juga merupakan penyebab utama kematian ketiga pada anak-anak di Inggris dan Wales pada tahun 1930-an. Sejak diperkenalkannya imunisasi yang efektif pada tahun 1920, angka kejadian difteri telah menurun secara drastis di Amerika Serikat dan negara-negara lain yang mencanangkan program imunisasi secara luas di wilayahnya.

Difteri blog 2
Chart kasus difteri di Amerika Serikat dan poster pencegahan difteri pada tahun 1900

Kapankah pertama kali ditemukan kasus difteri?

Difteri pertama kali digambarkan oleh Continue reading “Wabah Difteri vs Vaksin: Karena Kesehatan Adalah Hak Mereka”

Blog at WordPress.com.

Up ↑