Search

Dewi Nur Aisyah

Sejernih cita, Sebening asa, Merajut cerita

Mudik 2016: Exploring the Beauty of Yorkshire

“The best things in life are people we love, the places we’ve been, and the memories we’ve made along the way” (anonymous)

Postingan kali ini ringan-ringan aja ya, cuma mengabadikan pengalaman kami berkunjung ke wilayah utara England, di sebuah daerah cantik bernama Yorkshire. Bisa dibilang ini adalah “mudik” kami di tahun 2016. Diberi tanda petik karena kita ga bisa beneran mudik ke Indonesia, pulang kampung ke tanah air, jadilah tujuan utama mudik spesial ini mencari nuansa pedesaan di UK. *Ini mah sebenarnya gara-gara baper lihat foto-foto mudik di timeline pasca lebaran kemarin😀 Oke, jadi visi mudik kita kali ini adalah: keluar dari hiruk pikuk kota besar dan menghirup udara segar di countryside (hayeuh gaya😀 )

Jadilah pilihan kami jatuh kepada wilayah Yorkshire, yang katanya cantik dan menawan. Yorkshire adalah county terbesar di Inggris, dengan populasi yang hampir sama dengan Skotlandia dan luas wilayahnya yang setengah dari ukuran Belgia. Apa itu county? Saya mencoba mencari definisi terbaiknya, yaitu sub-unit dari pemerintahan daerah yang memiliki yurisdiksi sendiri. Continue reading “Mudik 2016: Exploring the Beauty of Yorkshire”

Pernikahan: Bukan Membangun Satu Menara, tapi Mengangkasa Bersama

 “The believers who show the most perfect faith are those whose character is excellent and the best of you are those who are the best to his wife” (Tirmidhi)

Kalau dari kemarin saya bahas tentang muslimah terus, mungkin kali ini saatnya bahas tentang ikhwan *hayo loh😀 Enggak koq, semoga coret-coretan saya kali ini bisa memberi manfaat baik untuk muslim ataupun muslimah. Enaknya bahas mulai darimana ya? Saya mulai dari pertanyaan seorang adik laki-laki yang menyampaikan keresahannya, “Mba, saya belum mapan, lebih baik saya menikah sekarang atau nanti?” Saya berpikir keras untuk menjawab ini. Lagi-lagi saya tidak ingin menggurui, namun hanya berbagi kisah kami, prinsip yang kami yakini.

Saya awali tulisan kali ini dengan berbagi kisah pengalaman saat dulu saya menikah. Tahun 2011 lalu, tidak pernah terpikir bagi saya untuk menikah secepat itu. Ada seorang laki-laki yang tidak saya kenal dengan baik sebenarnya, tiba-tiba datang melamar saya. Continue reading “Pernikahan: Bukan Membangun Satu Menara, tapi Mengangkasa Bersama”

Istri Paruh Waktu atau Hamba Sepenuh Waktu?

 “There is no one perfect way to be a good mother. Each situation is unique. Each mother has different challenges, different skills and abilities, and certainly different children. What matters is that a mother loves her children deeply…” (Elder M. Russel Ballard)

Sudah beberapa kali saya mendapat pertanyaan yang sama dari akhwat-akhwat single. Seputar kekhawatiran mereka bagaimana mengatur keinginan menuntut ilmu atau berkarya seorang muslimah dengan kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu. Menurut saya itu bukan pilihan yang saling meniadakan. Namun kedudukan yang kehadiran kedua atau ketiganya dapat meningkatkan derajat kemuliaan. Lalu pilihan mana yang harus saya ambil? Tentu jawabannya unik bagi setiap muslimah karena kondisi setiap muslimah tidaklah sama.

Perlu saya garis bawahi disini bahwa peran seorang wanita tetaplah bertumpu pada tiga pilar utama: mar’atus shalihah (wanita shalihah), zaujatu muthi’ah (istri yang taat) dan ummul madrasah (bunda peradaban). Continue reading “Istri Paruh Waktu atau Hamba Sepenuh Waktu?”

Blog at WordPress.com.

Up ↑

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,995 other followers